Assalamualaikum Welcome To My Blogger & Enjoy

Minggu, 21 Maret 2010

SUPPLY DAN DEMAND


Demand/Permintaan
Para ekonom menggunakan konsep permintaan untuk menggambarkan, menganalisa dan membuat ramalan-ramalan tentang perilaku pembeli dalam suatu pasar. Permintaan adalah sebuah daftar yang menghubungkan berbagai jumlah yang akan dibeli disetiap waktu yang ditentukan pada harga-harga alternative. Permintaan tidak mengacu pada jumlah saja, namun permintaan juga mengacu pada suatu hubungan antara jumlah dengan harga. Permintaan tidak hanya dinyatakan sebagai sebuah nilai tunggal, tidak juga sebagai perangkat nilai tunggal, melainkan dinyatakan sebagai sebuah daftar yang menghubungkan seperangkat nialai untuk suatu variable, jumlah , dengan seperempat kali  nilai variable lain. Hubungan jumlah harga dalam suatu pasar  dipengaruhi oleh variable-variabel ceteris paribus yang sma dengan yang mempengaruhi kurve permintaan perorangan. Hubungan ini juga dipengaruhi oleh banyaknya pembeli di suatu pasar. Semakin banyak jumlah pembeli, maka semakin besar pula jumlah yang diminta pada tiap-tiap tingkat harga.
Factor yang mempengaruhi barang yang diminta :
·         Harga barang itu sendiri                                                (Px)
·         Harga barang lain                                             (Py)
·         Pendapatan konsumen                                 (Inc)
·         Cita rasa                                                               (T)
·         Iklim                                                                      (S)
·         Jumlah penduduk                                            (Pop)
·         Ramalan masa akan datang                         (f)

Persamaan :
(Qd) = F. (Px . Py . Inc . T. S . Pop . F)

Fungsi permintan :
Qd = a – bp
Hukum Permintaan :
“ Hubungan antara barang yang diminta dengan harga barang tersebut adalah berbanding terbalik, yaitu jika harga meningkat maka jumlah barang yang diminta menurun, begitu pula sebaliknya, jika harga menurun maka jumlah barang yang diminta meningkat”
Contoh kasus :
Banyaknya ice cream yang anda beli bulan ini tergantung pada sejumlah hal : harga ice cream, selera makan anda terhadap ice cream, pendapatan anda, harga ,makanan atau minuman lain yang berhubungan dengannya seperti cake dan susu, harga barang-barang lain yang anda butuhkan atau anda inginkan seperti buku dan tiket konser, harapan anda akan masa yang akan datang khususnya tentang apakah pendapatan anda akan naik atau malah berkurang dan apakah harga ice cream itu akan naik atau turun. Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut (dan hal-hal lain yang relevan), anda akan memilih untuk membeli ice cream dalam jumlah yang akan memeberi anda kepuasan atau kegunaan terbesar.


Supply/Penawaran
Para ekonom menggunakan konsep penawaran untuk menggambarkan, menganalisa dan membuat ramalan-ramalan tentang perilaku para produsen disuatu pasar. Penawaran adalah daftar yang menghubungkan berbagai jumlah suatu barang yang akan dijual oleh para pedagang disegala waktu yang ditentukan pada setiap tingkat harga alternative. Seperti halnya permintaan, penawaran tidak hanya mengacu pada jumlah saja, melainkan juga pada suatu hubungan antara jumlah dengan harga. Seperti halnya pembeli membeli dalam jumlah yang berbeda-beda pada tingkat-tingkat harga yang berlainan, para pedagang juga menjual dalam jumlah yang berbeda pada tingkat-tingkat harga yang berlainan pula.
Faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang :
·         Harga
·         Harga barang lain
·         Biaya factor produksi
·         Teknologi
·         Tujuan perusahaan
·         Ekspektasi (Ramalan)

Persamaan :
(Qs) = F (Px . Py. Fp . T1 …….)

Fungsi penawaran :
Qs = a + bp

Hukum Penawaran :
“Semakin tinggi harga suatu barang , maka semakin banyak pula jumlah barang yang akan ditawarkan, begitu juga sebaliknya, semakin rendah harga suatu barang, maka semakin rendah juga jumlah barang yang akan ditawarkan”

Contoh kasus :
Andaikan anda seorang pemilik toko kue didekat sebuah kampus perguruan tinggi. Anda telah menghitung bahwa pada Rp 3000 harga kue yang sekarang, anda dapat menghasilkan laba yang maksimal dengan membuat 50 buah kue tiap hari, yang merupakan jumlah yang anda produksi sekarang. Lalu, misalkan ada seorang mahasiswa yang menawarkan diri untuk menjajakan kue anda keasrama-asrama kampus. Anda akan menerimanya dan mulai menyiapkan keunya. Dia akan menjajakan kue itu dimobilnya sendiri dan membayar Rp 3000 untuk tiap-tiap kue. Haruskah anda menerimanya dan memperluas produksi ?

Anggaplah bahwa untuk meningkatkan produksi, anda harus memasang satu tambahan peralatan dan memperkerjakan satu atau dua pembantu lagi. Anggap juga bahwa beban kerja yang sekarang ini sudah sampai pada batas maksimum. Jika kedua asumsi itu benar dan anda sedang berusaha menghasilkan laba maksimum pada tingkat produksi yang sekarang ini, anda tidak perlu menerima lamaran kerja itu, kecuali jika mahasiswa itu mau menaikkkan harga yang ditawarkannya untuk tiap-tiap kue. Jika tidak, laba yang anda peroleh akan turun, bukannya malah meningkat, dan anda mungkin akan mendapatkan kerugian dari tawar menawar itu.

Sumber :
Buku Pengantar Ekonomi Makro, oleh Masyukur Wiratmo, penerbit Gunadarma

0 komentar:

Posting Komentar

Siguiente Anterior HOME
 
Melati Tri Arumdhani Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo